Penantian Buah Hati Selama 2 Tahun

Penantian Buah Hati Selama 2 Tahun
February 22, 2019 budhijaya
In Anak, Infertilitas, Kehamilan, Persalinan

Pasangan suami istri Ibu Saepty Agustine dan Bapak Ade Arifin yang kini telah berhasil mendapatkan Buah Hati setelah penantian selama kurang lebih 2 tahun. .

Di usia 8 bulan pernikahan, Ibu Saepty baru mengetahui dirinya terdiagnosa PCOS setelah melakukan konsultasi dengan dr. Ichnandy A Rachman, SpOG FMAS CCD yang merupakan dokter spesialis kebidanan di RSIA Budhi Jaya. .

Ibu Saepty mendapatkan terapi berupa obat untuk PCOS selama 4 bulan, menjalankan anjuran pola hidup sehat dan mengurangi berat badan. Di bulan ke-4 Ibu Saepty positif hamil. Di usia kehamilan 10 minggu, Ibu Saepty mengalami perdarahan sehingga dilakukan Shirodkar untuk mempertahankan kehamilan. Ketika usia telah mencapai 24 minggu kehamilan, ketuban pecah dan team dokter melakukan observasi untuk mempertahankan kehamilan Ibu Saepty. Namun di usia 26 minggu, kehamilan tidak dapat dipertahankan. Ibu Saepty melahirkan secara spontan, namun bayi tidak dapat bertahan hidup. .

1 bulan pasca melahirkan, Ibu Saepty kembali melakukan terapi selama 3 bulan. Januari 2018, Ibu Saepty dinyatakan positif hamil dan dilakukan tindakan Shirodkar pada usia kehamilan 10 minggu. .

Pada usia kehamilan 37 minggu, kehamilan tidak dapat dipertahankan karena tekanan darah Ibu Saepty kembali tinggi dan terjadi sleeping baby sehingga harus segera dilakukan tindakan operasi SC.
Dan ahkirnya team dokter RSIA Budhi Jaya yang dipimpin oleh dr Ichnandy A Rachman,SpOG FMAS CCD berhasil membantu persalinan Ibu Saepty. Muhammad Hakam Alfariz, lahir pada tanggal 24 September 2018 dengan berat lahir 2310 gram dan panjang badan 48 cm.